Belajar Membuat Jaringan Komputer Sederhana

Belajar Membuat Jaringan Komputer Sederhana

Kita tidak akan mulai dengan membahas mengenai teori jaringan yang rumit dan memusingkan. Tapi pendekatan yang Prothelord lakukan adalah memberikan contoh praktek yang mudah dan kemudian menjelaskan setiap tahap dengan gamblang dan sepraktis mungkin. Dengan cara ini, kamu akan punya bayangan mulai dari hardware, cara set up jaringan komputer dan baru mempelajari teori jaringan komputer yang mendukungnya.

Prothelord sangat menyarankan agar kamu langsung praktek. Biar semua clear dan dipahami dengan mudah karena “kebayang”.

Kalau biasanya, kita harus belajar dari teori dulu dan disuruh membayangkan berbagai perangkat yang belum pernah kita lihat. Hal ini jelas akan mempersulit otak kita untuk mengasosiasikan teorinya dengan kenyataan. Dah pada taukan, kalu otak kita itu senang menghubungk-hubungkan secara visual dibandingkan dijelasin secara teks. Yukkksss. Kalu belum baca tuh ada buku bagus tentang mind mapping.

Kita mulai yah tutorial jaringan komputernya.

Tahap I: Persiapan Hardware

Untuk membuat sebuah jaringan komputer tentu saja diperlukan beberapa hardware khusus. Sebenarnya jaringan komputer tuh banyak sekali variasinya. Namun demikian, untuk memudahkan pemahaman kamu, kita akan berangkat dari yang paling sederhana dan tentu saja murah, biar kamu bisa beli alat-alatnya.

Jaringan komputer yang akan kita buat adalah jaringan komputer LAN fisik (LAN adalah kependekan dari Local Area Network, red). Maksudnya yang pake kabel-kabel gitu. Kan ada juga yang pake wireless, cuman rada sulit ngejelasinnya dan lebih mahal perangkatnya.

Nah peralatan yang harus kamu siapin adalah:

1. Komputer minimal sebanyak 2 buah (ya iyalah, masa cuman 1, namanya juga jaringan komputer. Pasti komputernya banyak). Sebenarnya kita bisa bikin jaringan dengan satu komputer saja tapi nanti akan membingungkan buat pemula. So, gimanapun caranya, entah beli, minjem punya kaka, minjem temen, ngambil komputer kantor, sekolah apapun caranya cari 2 komputer. Ok?. Kalu susah, kamu mungkin bisa sewa. Soalnya sekarang dah banyak penyewaan komputer tuh saya lihat.Sebenarnya saya lebih seneng ngejelasin pake Linux, tapi karena umumnya Prothelonians masih pake Windows, ya udah deh, dalam tutorial ini kita akan menggunakan XP sebagai Osnya.

2. kartu Jaringan (Network Card) minimal sebanyak 2 buah, sama dengan jumlah komputer yang rencananya akan kamu sambungin. Nah ini alat ini biasanya bisa kamu tencepin di dalem komputer kamu dan ada sebuah lubang untuk memasukkan kabel LAN di belakangnya. Lubang itu disebut dengan RJ-45. Inget-inget yah RJ-45. Itu nama interface untuk kabel LAN yang lazim juga disebut kabel Ethernet. Kamu bisa beli Network card ini dengan harga murah, di bawah 100 rban deh. Setelah dibeli, colokin ke dalam komputer kamu dan install drivernya.

3. Kabel LAN atau kabel ethernet. Nah yang ini bisa kamu beli di toko-toko komputer dah lengkap sama RJ-45nya. Untuk sederhananya, kamu bisa bayangkan RJ-45 ini sebagai jack listrik. Jack listrik itu bisa kamu pasang kabel listrik, asosiasinya RJ-45 bisa dipasangin kabel LAN. Kamu sebenarnya bisa bikin sendiri nih kabel, cuman buat bikinnya kamu harus belu RJ-45 terpisah, kabel dan yang paling repot adalah beli cramping tool. So, Prothelord ndak rekomendasikan bikin sendiri untuk saat ini. Cramping tool ini adalah alat untuk memasukkan kabel LAN ke RJ-45. Yang penting saat belinya adalah ada 2 macam kabel LAN yaitu jenis yang straight dan cross. Dalam tutorial Jaringan Komputer ini kita akan menggunakan kabel LAN tipe Straight. Kabel LAN tipe Cross biasanya kamu pake untuk menghubungkan 2 komputer secara langsung tanpa hub. Hub? Apaan tuh? Tenang, lihat hardware berikutnya yang harus kamu siapin untuk membuat jaringan komputer kecil ini. Kalau harga kabel ini murah deh, paling 10-15 rb doang, tergantung panjangnya.

4. Hub. Hub bentuknya kotak kecil gitu. Ukurannya tergantung dengan jumlah port RJ-45 yang disediakan. Kamu bisa beli yang memiliki 4 port dengan harga di bawah 100 rb. Semua komputer kamu akan saling terhubung melalui hub ini.

Nah kamu dah tahu hardware apa saja yang diperlukan buat bikin jaringan komputer sederhana. Gih, beli dan siapin dulu alat-alatnya, baru balik lagi ke tempat belajar jaringan komputer

Semua hardware sudah siap? Nah, mari kita lanjutkan dengan menyambungkan semua hardware tersebut.

Pada dasarnya jaringan komputer itu hanya merupakan hubungan fisik menggunakan kabel LAN. Jika kita hanya berniat menghubungkan 2 komputer saja dalam satu jaringan, maka sebenarnya kita hanya memerlukan 2 buah komputer dan sebuah kabel LAN bertipe cross.

Untuk membuat sebuah jaringan komputer dengan 2 buah komputer saja, maka penyambungan fisik hardware yang harus dilakukan hanyalah menghubungkan 2 komputer tersebut melalui kabel LAN Cross. Kamu hanya perlu memasukkan RJ-45 dari kabel LAN kamu ke slot yang ada di kartu jaringan masing-masing komputer.

Namun demikian, jika kamu berniat untuk menghubungkan lebih dari 2 komputer, maka kamu akan memerlukan sebuah alat khusus yang namanya hub. Di dalam hub ini sebenarnya hanya ada koneksi fisik antara kabel saja. Namun untuk hub-hub tipe baru yang lebih dikenal dengan switch, tentu saja ada komponen tambahan didalamnya.

Fungsi hub ini adalah sebagai cross connect yang menghubungkan antara kabel-kabel LAN yang masuk ke dalam slot RJ-45. Sehingga apabila hub kamu memiliki 4 slot, maka sebenarnya di dalam hub itu semua kabel itu terhubung secara fisik satu sama lain.

Yang perlu kamu perhatikan di hub ini, kadang kamu akan melihat sebuah slot atau port khusus yang bertuliskan “UPLINK”. Nah fungsi port khusus ini adalah untuk menyambungkan beberapa hub secara cascading.

Contoh penggunaannya adalah, jika kamu memiliki 2 hub yang masing-masing memiliki 4 port, maka kamu bisa membuat jaringan dengan 6 komputer. 2 port sisanya adalah port UPLINK yang dihubungkan ke salah satu port di hub yang lainnya.

Dengan kata lain, port UPLINK ini adalah sebagai penghubung antar hub. Gitu…

Ok, kesimpulannya, secara fisik kamu hanya perlu menghubungkan masing-masing komputer dengan sebuah port pada hub. 2 komputer tersebut akan terhubung satu sama lain melalui hub tersebut.

Pada tutorial ini, saya mengasumsikan bahwa kamu udah berhasil menginstal driver kartu jaringan kamu dan sudah berfungsi dengan baik

Apabila koneksi antara hub dengan komputer sudah terjadi dengan baik, maka kamu bisa melihat LED di port RJ-45 menyala, demikian pula LED pada port HUB yang dicolokin kabel LAN tadi akan menyala.

Ok, tutorial penyambungan fisik jaringan komputer sederhana cukup di sini. Selanjutnya kamu akan belajar mengenai setting TCP/IP di masing-masing PC.

Semua hardware sudah siap? Nah, mari kita lanjutkan dengan menyambungkan semua hardware tersebut.

Pada dasarnya jaringan komputer itu hanya merupakan hubungan fisik menggunakan kabel LAN. Jika kita hanya berniat menghubungkan 2 komputer saja dalam satu jaringan, maka sebenarnya kita hanya memerlukan 2 buah komputer dan sebuah kabel LAN bertipe cross.

Untuk membuat sebuah jaringan komputer dengan 2 buah komputer saja, maka penyambungan fisik hardware yang harus dilakukan hanyalah menghubungkan 2 komputer tersebut melalui kabel LAN Cross. Kamu hanya perlu memasukkan RJ-45 dari kabel LAN kamu ke slot yang ada di kartu jaringan masing-masing komputer.

Namun demikian, jika kamu berniat untuk menghubungkan lebih dari 2 komputer, maka kamu akan memerlukan sebuah alat khusus yang namanya hub. Di dalam hub ini sebenarnya hanya ada koneksi fisik antara kabel saja. Namun untuk hub-hub tipe baru yang lebih dikenal dengan switch, tentu saja ada komponen tambahan didalamnya.

Fungsi hub ini adalah sebagai cross connect yang menghubungkan antara kabel-kabel LAN yang masuk ke dalam slot RJ-45. Sehingga apabila hub kamu memiliki 4 slot, maka sebenarnya di dalam hub itu semua kabel itu terhubung secara fisik satu sama lain.

Yang perlu kamu perhatikan di hub ini, kadang kamu akan melihat sebuah slot atau port khusus yang bertuliskan “UPLINK”. Nah fungsi port khusus ini adalah untuk menyambungkan beberapa hub secara cascading.

Contoh penggunaannya adalah, jika kamu memiliki 2 hub yang masing-masing memiliki 4 port, maka kamu bisa membuat jaringan dengan 6 komputer. 2 port sisanya adalah port UPLINK yang dihubungkan ke salah satu port di hub yang lainnya.

Dengan kata lain, port UPLINK ini adalah sebagai penghubung antar hub. Gitu…

Ok, kesimpulannya, secara fisik kamu hanya perlu menghubungkan masing-masing komputer dengan sebuah port pada hub. 2 komputer tersebut akan terhubung satu sama lain melalui hub tersebut.

Pada tutorial ini, saya mengasumsikan bahwa kamu udah berhasil menginstal driver kartu jaringan kamu dan sudah berfungsi dengan baik

Apabila koneksi antara hub dengan komputer sudah terjadi dengan baik, maka kamu bisa melihat LED di port RJ-45 menyala, demikian pula LED pada port HUB yang dicolokin kabel LAN tadi akan menyala.

Ok, tutorial penyambungan fisik jaringan komputer sederhana cukup di sini. Selanjutnya kamu akan belajar mengenai setting TCP/IP di masing-masing PC.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: